Senin, 30 Agustus 2010

Harapan Tak Ternanti

Di pagi yang cerah, awan putih berkumpul, terlukis abstrak oleh sang pencipta, tampak seseorang berlari bersimbah peluh di tubuhnya. Andre itu adalah sapaan teman – temannya. Setiap pagi sebelum berangkat kuliah ia selalu menghabiskan beberapa waktu paginya untuk sekedar mencari peluh d tubuhnya.
Di taman itu setelah mengeluarkan sedikit peluh dari dalam tubuhnya ia beristirahat dengan menghempaskan tubuhnya ke atas kursi taman yang kusam dan di bawah sebuah pohon rindang seakan memayungi dia dari sinar mentari pagi.
Kicau burung bernyanyi menusuk masuk ke telinganya, angina sepoi – sepoi meniup lembut tubuhnya, ia sedang menunggu seseorang yang ia kenal di dunia maya. Tatapan matanya kini tertuju pada sesosok gadis cantik yang melangkahkan kaki didepannya, dan duduk tepat disampingnya. “Ayu”, kata gadis itu sembari mengulurkan tangannya. Tetapi Andre hanya terpaku, ia hanya bisa memandangi garis wajahnya, kata – katanya terkunci, tak satu katapunterucap dari bibirnya.”hei,kok melamun??”,siapa gadis itu lagi,suara lembut gadis itu mengusik pikiran Andre sehingga andre terjaga dari lamunannya,”Hmm,Iya??,Kata Andre,”Kenalkanaku Ayu”jawab gadis itu sembari mengulurkan tangannya untuk yang kedua kalinya,Andre pun mengulurkan tangannya sambil menjawab”Andre”tatapan Andre tak lepas dari garis wajah itu,I merasa hatinya tanf telah mati kini dicuri oleh gadis itu,kini ia merasa hidup kembali,ia merasa telah menemukan serpihan hatinya .”Hei,kok melamun lagi’?,kata gadis itu mengagetkan Andre,”Oh…maaf…kamu Ayu yang aku tunggu sekarang?”,Jawab Andre spontan,”Iya,masa sih kamu gak bisa mengingat wajahku?? Wajah saja masih terngiang dibenak ku”,kata gadis itu,”Masih ingat kok,tapi kamu lain banget dengan kamu yang ada di foto ,kamu terlihat lebih cantik ,”jawab andre sekenannya,”Ah yang bener?kamu bisa saja,Bagaimana kabarmu?,Tanya gadis itu “baik kok”jawab andre dengan jantung tang berdeetak bagau gendererang ditabuhkan.Mereka berbicara panjang lebar,bercanda,tertawa dan saling memuji.Pohon rindang,rumput bergoyang,burung berkicau seakan menjadi saksi bisu kegembiraan mereka.
Cukup lama mereka bercanda tawa,dan pada akhirnya gadis itupun mengatakan sesuatu kepada andre,”Ndre,sebenarnya aku memintamu untuk menungguku disini karena kamu akan kukenalkan dengan pacarku”,Seketika andre membisu,mulutnya terasa berat untuk berucap,badannya terpaku dan membeku tidak bergerak,serasa kini jantungnya akan lepas,nadinya akan terputus,dia tak siap untuk mendengar semua ini,dia mengira yu elum memiliki seorang kekasih,”Hei Ndre amu tidak kenapakan?Hei..!”msuara gadis itu mengagetkan Andre,”eh…iya gak kenapa kok”,jawab andre dengan berat hati,”eh ini dia pacarku Ndre,kenalkan nama pacarku “Tria”,jawab cowok yang baru saja bergabung dengan mereka,”Namamu seperti nama vokalisnya The Cangcuters ya?”gurau andre berbasa basi,”ah kamu bisa saja”jawab Tria.”Jadi begini sebenernya Ndre,Pacarku ini ingin bertemu dengan kmu karena dia cemburu sering melihat kita chatting bersama,sudah kujelaskan bahwa kita hanya berteman saja,namun dia tidak percaya makanya aku mengajakmu ketemuan di taman ini”,jelasayu kepada Andre,”Tapi…”,Andre menjawab tetapi tidak melanjutkan sembari air mata menetes dari matanya,”Hei kau kenapa?”Tanya Tria,”Tapi apa Ndre?”,kata Ayu sambil menenangkan Andre,”Sebenernya aku mengharrapkan cinta darimu tapi kamu telah memetahkan harapanku”,Jawab andre sedih tapi mencoba untuk Tegar,”tapi kan kamu sudah lihat sendiri,aku sudah ada yang memiliki,aku tidak bisa mencintai dua hati yang berbeda,aku sudah mencintai satu hati yang sangataku cintai,jadi maafjan aku Ndre”,Sela ayu,”Ingatlah Ndre beribu-ribu bintang dilangittak hanya satu bintangyang bersinar cerah,beribu-ribu wanita di dunia,tidak hanya ayu wanita yang paling baik dan cantik,masih banyak lagi wanita yang jauh lebih cantik dan baik dari Ayu,aku tahu cintamu kepada ayu adalah cina pada pandangan pertama,tapi jangan egomu kau paksakan,Ayu telah menjadi milikku,tak ada salahnyakan kau hanya berteman dengan Ayu,aku gak keberatan kok kalau kau sering Chatting dengan Ayu”,jelas Tris kepada Andre,Andre diam sejenak menatap kelangit biru yangsekarang sang mentari tepat berada diatasnya,”Terimakasih Tria,kau sudah mengingatkanku akan semua itu,aku sadar masigh banyak wanita di dunia ini,aku akan merelakan semua ini,tapi aku berpesan tolong bahagiakan Ayu.jangan biarkan gadis secantik Ayu sedih dan meneteskan air matanya,aku akan bahagia kalau tahu kalian bahagia juga jadi berbahagialah kalian”,jawab Andre dengan air mata yang terbendung di matanya,Akhirnya Andre pulang dengan perasaan yang lega walaupun sedikit agak sedih,tapi kini dia tahu akan arti cinta dan penantian yang sebenarnya.

selesai...
by : targit dimensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar